Bagi kamu yang ingin datang ke Kampung Inggris, Pare, jangan khawatir dengan masalah tempat tinggal. Banyak tempat kursus yang menyediakan paket belajar sekaligus tempat tinggal.

Selain tempat kursusan. Camp atau kosan pun melimpah disini. Karena banyaknya jumlah peminat yang ingin belajar di Kampung Inggris Pare ini, jangan kaget kalau kamu harus sekamar dengan 2-4 orang.

Apalagi pada saat libur sekolah, bisa jadi kamu harus sekamar dengan 6 orang pendatang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar Indonesia pun ada.

Tapi apasih bedanya camp dengan kosan? Meskipun sama-sama tempat tinggal, ternyata ada beberapa perbedaan dari camp & kosan.  Yuk simak apa aja perbedaannya:

1. Tinggal Di Camp itu Harus Disiplin 

Camp adalah tempat tinggal yang disediakan oleh para lembaga-lembaga tempat belajar Bahasa Inggris atau Course untuk menampung para muridnya. Disana ada 1-2 orang tutor yang tinggal bareng di camp. Tutor ini selain untuk mengawasi kita, mereka juga sebagai pengajar kita saat di camp. Jadi gak hanya belajar di kelas, di camppun dijadikan tempat belajar.

Sedangkan kosan adalah tempat tinggal independen yang disediakan bagi para murid yang ingin hidup bebas, artinya tidak ada kegiatan belajar mengajar di kosan sehingga kosan menjadi tempat istirahat setelah belajar di
dalam kelas.

2. Di Camp Wajib Ngomong Bahasa Inggris

Kalau kamu memilih untuk tinggal di camp, artinya kamu masuk kedalam English Area English area sendiri artinya kamu harus menggunakan bahasa inggris saat berbicara dengan temanmu selama berada di dalam camp. Entah bicara serius, ataupun hanya bercanda.

Lucunya, kalau kamu ketauan bicara bahasa Indonesia, kamu akan dikenakan punishment atau hukuman. Setiap camp menerapkan aturan beda-beda.

Ada yg harus membayar 1000 rupiah per kata yang diucapkan dalam bahasa Indonesia, ada yang harus speech / pidato di depan camp atau di pinggir jalan atau bisa juga kamu diharuskan memperkenalkan diri kamu dengan orang asing dari lembaga kursus lain  dengan menggunakan Bahasa Inggris pastinya.

Hukuman ini dibuat dengan tujuan yang baik, supaya para murid terbiasa untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam percakapam sehari-hari, dan juga percaya diri untuk berbicara Bahasa Inggris di depan banyak orang.

Berbeda dengan kosan, kamu gak harus menggunakan bahasa inggris setiap kali ingin bicara dengan teman kosmu. Di kosan ini lebih bebas, tapi bukan berarti gak ada aturan ya. Karena dikosan tidak diterapkan english area alias area bebas boleh menggunakan Bahasa Inggris untuk mengobrol, boleh juga tidak.

3. Di Camp Ada Kelas Pagi dan Kelas Malam

Di Camp Ada Kelas Pagi dan Kelas Malam

Bagi yang memutuskan untuk tinggal di camp, kamu akan dihadapkan oleh beberapa aktivitas wajib yang diselenggarakan oleh pengurus  camp. Di pagi hari ada program morning class, morning class ini diadakan sekitar pukul 05.00 – 06.00 setelah melaksanakan solat subuh.

Agendanya tentu setiap camp berbeda-beda, terkadang listening mendengarkan lagu dan mengisi bagian kata yang hilang, tebak kata dalam bahasa inggris, belajar idiom, membuat puisi atau pantun, belajar conversation

atau apapun tergantung dari tutor di setiap camp. Di sore harinya diadakan afternoon class sekitar pukul 18.00 – 20.00, agendanya lebih lama daripada morning class. Materi yang diajarkan juga berbeda-beda. Sesekali di afternoon class juga mengadakan games atau challange atau hiburan lainnya.

Tapi bagi kamu yang sudah pusing dengan pelajaran yang diterima di kelas, tinggal dikosan adalah pilihan yang tepat. Selain aturannya yang tidak terlalu rumit di kosan juga tidak ada program program wajib yang harus diikuti saat di pagi hari maupun di malam hari.

4. Berapa Biaya Tinggal di Kosan atau Camp?

Untuk masalah biaya tentu berbeda antara biaya tinggal di camp dan dikosan. Harga sewa kamar kosan sedikit lebih mahal daripada sewa kamar di camp. Hal ini karena kapasitas penghuni kamar kosan lebih sedikit daripada penghuni kamar di camp.

Umumnya penghuni kamar kosan sekitar 3-4 orang, tapi kalau camp bisa 4-6 orang apalagi jika datang di waktu high season, yaitu saat liburan sekolah atau di akhir tahun.

Namun jika dihitung-hitung memilih paket kursus sekaligus tempat tinggal (camp) jauh lebih murah dibandingkan dengan memilih kursus tanpa camp. Karena untuk biaya kosan sendiri terbilang lumayan mahal untuk waktu yang sebentar.

5. Jam Malam

Setiap kosan dan camp memiliki aturan masing-masing. Namun ada beberapa kosan yang membebaskan jam malam, artinya penghuni kos bisa kapanpun keluar masuk kosan tanpa harus takut di kuncikan oleh ibu kos. Namun berbeda dengan penghuni camp, mereka memiliki batas jam malam untuk keluar camp. Maksimal penghuni camp harus kembali ke camp paling malam jam 10 malam, lewat dari itu pintu akan dikunci.

6. Tinggal di Camp Itu Lebih Rame

Lingkungan di camp sangat berbeda dengan lingkungan di tempat kos. Kalau di camp seluruh penghuni sudah dianggap seperti keluarga. Karena mereka setiap harinya selalu bertemu dan berkumpul, berbeda dengan kosan. Penghuni kos lebih apatis dan kurang bersosialisasi. Namun bukan berarti semua penghuni kos seperti itu ya.

Karena tidak ada kegiatan yang mengharuskan seluruh penghuni kos untuk berkumpul, biasanya mereka asik di kamarnya masing-masing. Tinggal di camp atau kosan itu sama saja. Sama-sama asik, sama-sama seru, sama-sama banyak teman. Bagi kalian yang ingin fokus belajar tanpa harus ada aktivitas, kamu bisa coba untuk tinggal di kosan.

Tapi bagi kamu yang ingin punya kesibukan dan ingin mengisi waktu dengan berbagai macam kegiatan kamu cocok untuk memilih tinggal di camp. Apalagi bagi kamu yang ingin mengasah kemampuan berbahasa Inggris, tinggal di camp adalah pilihan yang tepat.

Dengan tinggal di camp kamu akan terbiasa untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris. Selain menambah kosakata dalam Bahasa Inggris, kamu juga bisa meningkatkan kepercayaan diri kamu untuk berbicara kepada orang lain dengan menggunakan bahasa Inggris.

Meskipun camp terkesan banyak aturan, namun itu semua bertujuan untuk mendisiplinkan dan mendorong kita supaya setelah selesai belajar dari Kampung Inggris apa yang selama ini kita lakukan bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.

WhatsApp Chat